Selasa, 22 November 2011

TRIK REPARASI TV UNTUK PEMULA

TRIK REPARASI TV & TUTORIAL
Berikut ini adalah daftar isi dari Tutorial saya :

WORKSHOP8080.WORDPRESS.COM

Daftar isi :
  1. 1. Diagram Blok Televisi dan Fungsi masing-masing bagian

  1. 2.Cara Kerja TV

  2. 3.Persiapan Sebelum Mereparasi TV

  1. 4. Bagian-Bagian Mesin TV Lengkap Dgn Photo & Penjelasan
  2. – Bagian Power Supply
  3. – Bagian Program
  4. – Bagian Osilator (Osc Horizontal & Osc Vertikal)
  5. – Cara Mencari Bagian Osilator
  6. – Bagian Driver Horizontal
  7. – Bagian Output Horizontal
  8. – Bagian Flyback
  9. - Cara Mengukur Flyback
  10. – Bagian Chroma / Pembangkit Warna
  11. – Bagian RGB
  12. – Bagian Vertikal Out put
  13. – Bagian Tuner
  14. - Cara Mengecek Penguat IF & Tuner
  15. – Bagian Audio
  16. – Defleksi / Yoke
  17. _ Cara merubah yoke vertikal
  18. – Gelang Konfergensi

  1. 5. Langkah-Langkah Mereparasi TV
  2. -Cara Mengukur Tegangan Bagian-Bagian Penting.
  3. -Cara Memperbaiki Regulator
  4. -Cara Memperbaiki TV Mati Total

  1. 6. Mengatasi Berbagai Masalah Televisi Yang Umumnya Terjadi :
  1. Layar tidak penuh atas bawah
  2. Gambar menggulung keatas atau kebawah
  3. Layar hanya menampilkan garis mendatar saja
  4. Layar hanya menampilkan garis tegak lurus saja
  5. Gambar tidak ada warnanya atau menjadi hitam putih
  6. Salah satu warna tidak ada,Entah merah,biru atau hijau
  7. Layar hanya menampilkan putih polos tidak ada gambar dan suara
  8. Layar menampilkan putih saja (Gambar tidak ada) tetapi suara ada
  9. Layar gelap suara ada
  10. Gambar tidak ada,raster ada
  11. Suara ada gambar tidak ada,layar garis-garis blanking {garis diagonal}
  12. Gambar ada tetapi beberapa menit gambar hilang
  13. Gambar ada tetapi kadang gambar geser atau lari
  14. Televisi mati tetapi ada bengingnya pada rangkaian mesin
  15. Televisi dihidupkan tetapi kembali stand by (proteksi)
  16. Gambar naik turun tidak berhenti
  17. Gambar normal suara tidak ada
  18. Gambar/Layar tidak penuh kanan dan kiri
  19. Gambar normal tetapi cahaya pada layarnya redup
  20. Tombol televisi beralih fungsi atau fungsinya berubah tidak sesuai aslinya
  21. Menu program untuk mencari gambar tidak jalan
  22. Televisi dihidupkan,volume langsung keras
  23. Gambar & suara tidak ada,Layar hanya menyala hijau saja/merah saja/biru saja
  24. Gambar terlihat seperti kelis photo/bayangan hantu
  25. Gambar bergerak terus kekanan kiri dan keatas bawah,terlihat berantakan
  26. Televisi kalau dihidupkan munculnya gambar agak lama
  27. Televisi dihidupkan tetapi beberapa menit mati lagi,lalu digebrak bodinya hidup lagi,kadang sudah hidup lama tiba-tiba mati sendiri dan di gebrak hidup lagi
  28. Warnanya kabur-kabur di tepi gambar
  29. Gambar dan tulisan tidak fokus
  30. Gambarnya menjadi panjang keatas dan bawah
  31. Gambar dan suara normal,tetapi tampilan pada layarnya tidak penuh atas bawah dan kanan kiri,jadi hanya kotak saja
  32. Suara normal tetapi gambar galer-galer
  33. Televisi kalau dihidupkan listrik langsung mati (jeglek)

  1. 7. Menu Servis Mode Berbagai Merk Televisi

  1. 8. Tips Melihat Penyebab Protek Pada Televisi

  1. 9. Memory / EEPROM
  2. -Tips mengisi IC memory tanpa alat programer
  3. -Cara kerja IC memory


  1. 10. CRT / Tabung
- Nama-nama komponen dalam tabung / CRT
- Berbagai model PIN Tabung / CRT
11. Cara Mengukur Tabung Dengan Multitester Serta Contohnya

12. Mengatasi Beberapa Masalah Pada Layar CRT
- Jalan Alternatif Membuat Tegangan Screen
- Alat Menembak Tabung Yang Lemah
-Memodifikasi fokus Tabung SONY
13. Cara Mengganti Tabung Yang Berbeda PIN

14. Berbagai Kasus Televisi

15. Contoh-Contoh Kasus Televisi & Ditunjukkan Letak Komponen Yang Rusak

16. Cara Merakit Komputer
- Pengenalan komponen serta penjelasnnya dengan gambar
- Langkah-langkah merakit komputer
- Cara pemasangan komponen beserta gambarnya
17. Cara Menginstal Windows XP
Bagi anda yang ingin belajar elektronik tetapi belum mengerti sama sekali komponen elektronika dan dasar-dasar elektronika,jangan berkecil hati.Di tutorial saya juga ada dasar-dasar elektronika mulai dari pengenalan komponen,fungsi komponen,kegunaan komponen serta cara mengukur komponen.Jadi bagi para pemula yang ingin sekali belajar elektronika mulai dari dasar bisa di awali dgn memiliki Tutorial dari saya ini.Mudah,Cepat & Praktis.Semoga bisa membantu anda semua.
Berikut ini daftar isi Tutorial Dasar-Dasar elektronika :

  1. Macam-Macam Komponen Elektronika
  2. Transistor
  3. Cara Mengukur Transistor
  4. Kondensator / Kapasitor
  5. Cara Mengukur Kondensator Elko
  6. Mengukur Kondensator Keramik / Milar
  7. Cara Membaca Nilai Kapasitor Keramik & Milar
  8. Resistor
  9. Tabel Warna Resistor Biasa
  10. Tabel Warna Resistor Metal
  11. Cara Membaca Resistor Biasa
  12. Cara Membaca Resistor Metal
  13. Dioda
  14. Macam-Macam Dioda
  15. Cara Mengukur Dioda
  16. Cara Mengukur Dioda Kuprok
  17. Transformator / Trafo
  18. Cara Mengukur Trafo
  19. Proses Pembuatan Trafo
  20. Adaptor / Regulator
  21. Contoh-Contoh Rangkaian Regulator Sederhana
  22. Rangkaian Seri & Paralel
Daftar isi di atas adalah isi semua tutorial yang saya buat dan disertai penjelasannya dgn lengkap.Cara mengukur tegangan,langkah-langkah reparasi,cara reparasi dgn benar,cara mengukur tabung,cara mengukur komponen dan lain sebagainya anda bisa lihat sendiri daftar isinya.Semua disertai gambarnya.Bisa anda buktikan.
Dibawah ini salah satu contoh isi tutorial pada halaman pertama,jika anda ingin belajar lebih lengkap dan jelas bisa pesan langsung ke saya.Blog ini adalah asli buatan saya sendiri.Pada contoh photo-photo yang ada di blog ini adalah asli photo saya dan kalimat penjelasanannya juga asli hasil uraian saya sendiri.Karena berdasarkan pengalaman.

Gambar 1A. Diagram Blok Televisi Warna

Gambar 1B. Diagram Blok Bagian Warna

Gambar 2. Diagram Blok Televisi Hitam Putih

Diagram blok diatas (Gambar 1 & 2) adalah diagram blok televisi berwarna dan hitam putih.Diantara kedua gambar tsb pada dasarnya sama,bagian-bagiannya,fungsinya,serta cara kerjanya semua sama.Untuk televisi berwarna hanya ada tambahan bagian warna saja (Gambar 1B).Bagian yang lainnya sama persis tak ada bedanya,jadi anda tidak perlu bingung kalau memperbaiki televisi berwarna.Oleh karena itu diagram tersebut penting untuk di ingat-ingat sebagai pedoman anda.Karena diagram tersebut adalah proses / urutan cara kerja televisi mulai dari tuner sampai munculnya gambar pada layar.Maka diagram ini sangat penting untuk dasar dan menjadi petunjuk anda mereparasi televisi.Berarti anda mengerti betul proses kerjanya televisi dari bagian ke bagian.Jadi kalau anda mereparasi televisi tidak asal asalan tetapi tepat pada sasarannya.Kalau anda tidak mengerti urutan bagian dan fungsinya,maka anda akan mengalami kesulitan dan tidak tepat pada bagian yang rusak.Dan blok ini penting anda hafal serta fungsinya walaupun tidak secara mendetail.
Pada gambar 1B adalah skema blok bagian warna.Untuk proses terjadinya warna bagaimana,anda tak perlu menghafalkan skemanya dan teorinya,karena kalau dihafalkan sangat banyak sekali dan membuat anda tambah pusing.Yang penting adalah skema dasarnya saja (gambar 1A) dan fungsi masing-masing bagian (berulang kali saya sebutkan).Intinya anda bisa cara mereparasi televisi berwarna dengan langkah-langkah yang tepat dan cepat tak perlu bertele-tele menghafalkan proses pewarnaan.Karena kalau dipelajari secara mendetail mengenai proses terjadinya warna mungkin bisa satu buku sendiri dan anda belum tentu paham.Oleh karena itu anda pelajari praktisnya saja,teorinya diambil yang poin poin penting saja dan langkahnya mereparasi dengan cepat dan tepat.
Berikut ini penjelasan mengenai fungsi dari masing-masing bagian :
Antena : berfungsi untuk menangkap sinyal RF dari pemancar televisi.
Tuner : berfungsi untuk memilih gelombang pemancar yang akan diterima.
Didalam tuner terdapat rangkaian penguat RF,mixer dan osilator.
Penguat RF bertugas memilih pemancar yang akan diterima kemudian diberikan ke mixer.
Mixer akhirnya menghasilkan frekuensi baru,kemudian difilter menjadi 2 frekuensi saja yang keluar yaitu 38,9 MHZ dan 33,4 MHZ.
Frekuensi 38,9 MHZ adalh frekuensi pembawa gambar
Frekuensi 33,4 MHZ adalah frekuensi pembawa suara.
Kedua frekuensi tersebut kemudian diteruskan ke penguat video IF.
Video IF : berfungsi menguatkan sinyal-sinyal yang diterima dari mixer,kemudin diteruskan ke video detektor.
Video detektor :berfungsi mendeteksi sinyal gambar dan suara kemudian diteruskan ke video driver.Sinyal pembawa gambar dideteksi hingga keluar sinyal gambar yang frekuensinya 15 KHZ-5 MHZ,sinyal pembawa suara dideteksi hingga keluar sinyal pembawa suara baru 5,5 MHZ (FM).
Video driver berfungsi memisahkan sinyal pembawa suara,sinyal gambar dan sinyal sincronisasi.
Sinyal gambar diteruskan ke video output.
Sinyal suara diteruskan ke sound IF amplifier.
Sinyal sinkronisasi diteruskan ke sinkronisasi separator.
Video output berungsi menguatkan sinyal gambar lalu diteruskan ke katoda tabung.
Sound IF amplifier berfungsi menguatkan sinyal suara kemudian diteruskan ke detektor FM,detektor FM mendeteksi sinyal 5,5 MHZ hingga tinggal frekuensi audio,kemudian ke penguat audio terus ke loudspeaker.Untuk bagian sound IF sampai penguat audio ini seperti penguat amplifier biasa.
Syncronisasi separator berfungsi untuk menyesuaikan gambar yang dipancarkan dari pemancar.
Osilator vertikal berfungsi membangkitkan frekuensi 50 Hz kemudian diteruskan driver vertikal lalu ke output vertikal,selanjutnya ke defleksi vertikal dan defleksi vertikal ini membuka gambar secara vertikal (atas bawah).
AFC berfungsi mengoreksi frekuensi horizontal 15,625 Khz dan diteruskan ke osilator horizontal.
Osilator horizontal berfungsi untuk membangkitkan frekuensi 15,625 Khz kemudian diteruskan ke driver horizontal lalu ke output horizontal selanjutnya ke defleksi horizontal dan defleksi horizontal ini membuka gambar secara horizontal (kanan kiri).
Horizontal output juga membangkitkan tegangan tinggi sekitar 10-20 kv untuk anoda tabungnya.
Bab 2 : LANGKAH-LANGKAH MEREPARASI TELEVISI

Gambar diatas adalah contoh cara membuang tegangan yang masih tersisa pada kop flyback.

Dalam mereparasi televisi,apabila mesin televisi perlu dilepas maka buanglah dahulu tegangan yang masih tersisa pada kop flyback dan tabung ( seperti contoh diatas).Walaupun TV sudah mati total tetapi kop flyback dan tabung masih menyimpan tegangan yang cukup besar.


Gambar diatas adalah contoh cara melepas kop flyback dgn aman.
Walaupun tegangan sudah terbuang,jika mau melepas kop flyback maka untuk lebih aman gunakan tespen.Apabila masih ada sedikit tegangan yang tersisa maka akan terbuang pada lampu tespen tsb.

Contoh melepas blok RGB
Gambar diatas adalah contoh melepas bagian RGB dari katoda tabungnya.Yang warna putih tsb adalah soket katoda.Anda harus hati-hati sekali bila melepas soketnya,karena apabila tidak benar cara melepasnya bisa menyebabkan patahnya katoda tabung atau pecah leher tabung.
Gambar dibawah ini adalah contoh mesin TV merk JVC model lama yang sudah dilepas dari tabung yang akan diperbaiki dalam kondisi Mati Total.Agar lebih leluasa dalam mereparasi bila membolak balik mesin tsb.

Gambar diatas adalah mesin televisi merk JVC model lama.
Langkah ini saya ketik secara urut,mulai dari buka box sampai selesai mereparasi.Tujuannya agar bagi teknisi pemula yang baru mulai mempelajari reparasi televisi bisa lebih memahami.Jadi harap maklum bagi teknisi yang sudah senior.Terimakasih.
Langkah-langkah :
  1. Pertama,buka box tutup belakang.Apabila memperbaiki televisi keadaan mati total seperti ini,lebih baik mesin televisi dilepas saja dari tabungnya.Seperti contoh pada gambar diatas.Agar lebih leluasa jika membolak-balik mesin televisi tsb.Disamping itu,akan lebih mudah dalam pengecekan komponen dan pengukuran tegangan.Tabungnya juga aman tidak resiko kena benda-benda keras yang tidak sengaja selama reparasi,misalnya obeng,tang atau alat-alat lain.Hati-hati melepas mesin,kabel yang berhubungan dengan tabung harus dilepas dahulu seperti kop flyback (jangan dipegang kopnya sebelum dibuang tegangannya).Dan jangan langsung dilepas,buang dahulu tegangan yang masih tersimpan pada kop flyback,biasanya masih ada.Caranya yaitu ambil kabel multitester salah satu, kemudian hubungkan colok multi tsb ke ground tabung.Dan colok yang lancip untuk menusukkan ke dalam kop flyback.Maka akan terbuang tegangan yang masih tersisa dalam kop dan tabung tersebut.Setelah terbuang kemudian lepas kop tsb dari tabung dengan menggunakan tespen.Kenapa menggunakan tespen? Tujuannya apabila masih sedikit tegangan yang ada,maka akan terbuang pada lampu tespen,andapun lebih aman.Setelah kop terlepas,kemudian melepas rangkaian blok RGB yang menancap pada leher tabung,hati-hati sekali dalam melepas soketnya,karena kalau kaki katoda tabung ada yang sampai patah atau kaca leher tabung pecah,maka anda menggantinya tabung.Lihatlah contoh diatas.
  2. Langkah kedua yaitu membersihkan debu-debu yang ada sampai bersih dan bersihkan juga kotoran yang menempel pada jalur-jalur pcb dengan menggunakan bekas sikat gigi dan tiner yang cepat menguap atau bisa juga alkohol.Caranya,teteskan tiner atau alkohol pada sikat gigi dan pcb yang akan dibersihkan,lalu gosok dengan sikat sampai bersih dari kotoran.Mengapa kotoran yang menempel pcb harus dibersihkan? Tujuannya adalah agar solderan yang retak-retak kelihatan dan memudahkan pengecekan atau penyolderan.Selanjutnya adalah melepas dahulu Transistor panel horizontal yang ada pendinginnya didekat flyback.Untuk menghindari kelalaian anda jika mesin televisi hidup.Karena jika mesin televisi hidup,maka flyback akan menyemprotkan tegangan tinggi sebesar 20-25KV.Coba anda bayangkan kalau terkena tegangan sebesar itu.Tetapi jika Transistor panel sudah dilepas maka anda sudah aman.Karena hal ini penting,saya mengingatkan saja.Tapi anda jangan terus takut,entar setelah membaca petunjuk ini anda takut.Jadi seorang teknisi jangan takut yang penting anda hati-hati dan selalu perhatikan letak kop flyback setiap akan mencoba menghidupkan mesin televisi,jangan sampai terletak diatas/dibawah mesin.Kop flyback tsb harus letakkan jauh sepanjang kabel kop dan menghadap keatas atau dimasukkan dalam gelas saja lebih amannya(posisi ini jika Tr panel horizontal sudah terpasang,jika tidak terpasang tidak apa-apa).
  3. Langkah ketiga adalah mengecek tegangan listrik 220V dan sekringnya.Apabila tegangan 220V normal & sekring normal,maka cek tegangan pada elko 400VDC,jika tidak ada tegangannya maka cek dioda bridg_nya atau 4 dioda penyearahnya,mungkin ada yang rusak.
  4. Langkah empat,jika tegangan pada elko 400V sudah ada (tegangannya hanya sekitar 250-300VDC saja,bukan 400VDC persis) kemudian ukur tegangan sekundernya 110-115 VDC.
  5. Apabila tegangan 110VDC tidak ada,maka kita cek satu persatu daerah sekunder power supply saja.Atau anda lakukan penyolderan ulang dahulu pada bagian yang dicurigai,lalu coba hidupkan.Jika belum keluar tegangan B+ 110V,maka lakukan pengecekan komponen satu persatu didaerah sekunder power supply.Gambar dibawah ini adalah contoh blok sekunder power supply.
6. Demi keamanan jika anda memperbaiki power supply,biasakan transistor panel horizontal dilepas dahulu,diatas sudah dijelaskan.Hal ini penting untuk menghindari kelalaian anda,karena kalau power supply sudah hidup,dan osilator sampai output horizontal juga hidup maka flyback akan menyemprotkan tegangan tinggi 20-25KV.Dibawah ini contoh transistor horizontal output ( Panel ) yang harus dilepas yaitu D1877.

7. Cabut/sedot dahulu solderan B+ pada kaki flyback yang ada hubungannya dengan elko B+ 160V agar tidak terbeban oleh flyback dalam memperbaiki power supply.Apabila tidak dilepas solderannya juga tidak apa-apa,flyback tidak akan menyemprotkan tegangan selama transistor panel horizontal belum terpasang.Namun hal tersebut penting juga,karena apa? Untuk mengetahui kaki B+ flyback tsb konslet atau tidak.Jika konslet,maka tegangan B+ dari power supply akan mati setelah dihubungkan dengan kaki B+ flyback.Maka secara langsung anda mengetahui bahwa flyback sudah konslet.
Pada gambar dibawah ini contoh pin B+ yg perlu dilepas.
8. Apabila tegangan B+ belum keluar,maka langkah selanjutnya mengukur komponen aktiv dahulu,seperti transistor{Tr},semua diukur satu persatu,jika menemukan ada yang rusak maka gantilah yang baru.

9. Langkah kesembilan,jika B+ power supply belum keluar juga tetapi Transistor semua normal,maka cek dioda Zener 110V.Dioda Zener tersebut bentuknya besar,seperti dioda 3A.Nah..,biasanya zener ini putus,karena dioda ini adalah zener pembatas B+ 110 VDC.

10. Langkah kesepuluh,misalnya B+ belum keluar juga,padahal komponen aktiv seperti Transistor,dioda semua sudah dicek normal.Maka cek Resistor{R},biasanya R yang menuju Basis Transistor Panel power supply dari elko 400V putus,nilainya sekitar 100k-150k ada 2 buah,ganti kedua Resistornya.

11. Pada Power supply televisi untuk panelnya/transistor output tidak semua memakai Transistor,ada yang memakai STR atau SMR.STR adalah IC {Integrated Circuit} tapi didalamnya juga transistor 2 buah dan ada Resistor.Jika STR ini rusak maka R disekitar biasanya rusak,putus atau mulur,kalau kita mengganti STR,maka sekalian R_nya diganti agar kerja STR sempurna.Nah,jika ada televisi dihidupkan tapi listrik langsung mati atau jeglek maka power supply pasti rusak,yaitu bagian primernya.Ada 4 faktor penyebab diantaranya panel regulator rusak/konslet (Transistor,STR),dioda bridg_nya konslet,bisa juga kapasitor milar 250V konslet atau Elko 400V konslet.
Seperti gambar dibawah ini adalah regulator bagian primer :

12. Jika tegangan sekunder sudah ada,lalu anda ukur dan atur trimpot B+,tegangan rata-rata 110-115 Vdc.Dan ukurlah tegangan keluaran B+ yang lain sesuai standard.

13. Syarat agar mesin televisi bisa hidup harus ada tegangan pwr supply,osilator horizontal,driver horiz,output horiz,B+vertikal dan output vertical,lalu tegangan heater,tegangan screen(G2),teg video output dan tegangan RGB.Diantara bagian-bagian tersebut peran paling penting adalah bagian power supply dan Horizontal,kedua bagian ini adalah ibarat orang jantungnya,harus hidup duluan,nanti baru yang lainnya.Berapa saja tegangan diantara bagian-bagian tsb,berikut ini penjelasannya : -power supply : 110V-115Vdc
-osilator horizontal : 8-12Vdc {Teg untuk IC osc}
-driver horizontal : 50Vdc {pada kaki collector Tr driver horz}
-output horizontal (H-Out) : 0,2Vdc {dari IC osc ke Basis Tr driver Ho}
-Basis TR output horizontal : 0,5 VAC
-IC vertical : 24Vdc {teg B+ IC vertikal tsb}
-output vertical : 12V-16Vdc {dari IC vert menuju defleksi vert}
-heater : 6VAC
-screen (G2) : 250V-500Vdc
-RGB {katoda} : 90V-125Vdc
-video output : 180Vdc {dari flyback}
-program : 5Vdc {teg B+ untuk IC program}
14. Jika tegangan dari power supply semua normal,selanjutnya yang penting adalah harus menghidupkan bagian horizontal dahulu.Mulai dari osilator,driver dan output horizontal.Untuk bagian yang lain belakangan.Anda lihat datanya pada langkah tiga belas,sesuaikan tegangannya.Secara cepat dan praktisnya,langsung ukur tegangan basis pada Transistor output horizontal ( dari trafo IT yg menuju basis TR horizontal out) harus ada sekitar 0,5VAC,kecil sekali (wajib ada).Kalau tegangan basis ini sudah ada berarti mesin tsb sudah hidup,dan anda tidak perlu mengukur mulai dari osilator.Gambar berikut ini adalah tegangan 0,5VAC yg wajib ada dari trafo IT ke basis TR horizontal.

Jika tegangan dari trafo IT yang menuju Basis TR horizontal out tidak ada,maka mesin televisi tidak mungkin hidup,kemudian baru anda urutkan pengecekannya.Mulai dari osilator sampai output horizontal.Kalau tegangannya sudah ada berarti mesin TV ini sudah bisa hidup dan pasang transistor output horizontal yang dilepas tadi,tetapi diukur dahulu Transistor tersebut bagus atau tidak dan mesin TV siap dicoba.
15. Cukup jelas dari rangkuman diatas mengatasi TV mati total,mulai dari pengecekan power supply sampai menghidupkan TV,berarti anda sudah bisa menservis TV sendiri tanpa minta bantuan bengkel lain.
Dibawah ini adalah contoh IC osilator TA8690AN dan data pin :
IC ini biasa di pakai pada mesin TV Goldstar dan Akari:

Gambar dari balik PCB

Gambar diatas yang tulisan kuning adalah data pin IC osilator poin-poin penting yang sering di cek oleh para bengkel TV.Ada V-Out,H-Out,H-Vcc,RGB Out,Chroma dan Vcc.Karena poin-poin tsb adalah peran yang terpenting dalam IC tsb.Anda harus tau maksudnya kode-kode IC itu dan besarnya tegangan pada bagian tsb.Karena pin-pin tsb adalah yang terpenting dalam IC.Bila anda ingin lebih jelas lagi dan mempelajari dari bagian perbagian,maka milikilah tutorial tsb untuk dipelajari lebih dalam.Karena yang ada di blog ini baru contoh saja belum seberapa,masih banyak lagi yang harus di pelajari.Oleh karena itu kejarlah ilmu jika anda ingin lebih maju.

Sekarang anda sudah bisa memperbaiki mesin televisi keadaan mati total,tetapi bagaimana caranya mengetahui bahwa mesin TV tsb sudah menampilkan gambar tanpa harus memasang tabung terlebih dahulu? Caranya mudah,bisa anda baca lebih lanjut bila memiliki tutorial dari saya. Selanjutnya cara melacak gangguan-gangguan TV,cara menangani masalah gambar,cara mengukur tabung,cara mengatasi tabung yang bermasalah dan lain-lain.Untuk itu bila anda memiliki tutorialnya bisa anda pelajari lebih lanjut.
Melihat dari daftar isi tersebut,dengan rendah hati saya kira sangat bermanfaat bagi siapapun,khususnya bagi orang yang suka otak atik elektronika dan komputer.Bagi orang yang ingin belajar merakit komputer sendiri dan cara menginstal komputer sendiri,maka anda tak perlu kursus kemana-mana.Karena dengan membaca tutorialnya maka anda tinggal mengikuti langkah demi langkah.Mungkin ilmu dari saya bisa anda jadikan modal untuk membuka servis televisi dan komputer,karena untuk servis televisi berkisar 50-100ribu,itu baru servis satu televisi.Bayangkan jika anda dalam sehari bisa mereparasi televisi 5 unit saja sudah berapa.Kemudian komputer misalnya sekali menginstal satu unit komputer saja sudah 5orb.Apakah anda tidak berminat untuk mencari uang yang lebih mudah dan halal.Mudah-mudahan ilmu dari saya ini berguna bagi anda yang telah memiliki tutorialnya.
Apabila anda punya niat untuk mencari ilmu janganlah ditunda-tunda,karena anda akan rugi dengan waktu yang terbuang sia-sia.Segeralah menuntut ilmu demi masa depan anda sendiri.
Maka dari itu,apabila tutorial saya sangat berguna bagi anda,silakan anda merelakan uang cukup 150 rb saja sebagai ongkos lelah selama mengetik berhari-hari bahkan sampai berbulan-bulan.Apabila anda kursus tidak mungkin dengan uang 150rb bisa mendapatkan banyak ilmu,bahkan baru pendaftaran saja sudah mahal,belum transportasi anda,buku-buku penunjang lainnya,belum biaya praktek anda dan lain sebagainya sampai jutaan rupiah.
Saya membuat tutorial ini karena saya ingin saling membagi ilmu kepada anda.Oleh karena itu janganlah sia-siakan kesempatan ini,karena saya tidak selamanya membuka blog ini,hanyalah terbatas waktu.Semoga semua ilmu yang saya berikan ini akan sangat berguna bagi anda dan anak cucu anda.Karena ilmu tidak bakal hilang selama hidup dan bisa turun temurun.Maka dengan saya memberikan kesempatan ini janganlah anda sia-siakan,manfaatkan betul kesempatan anda bisa mengakses blog ini.Tutorial saya ini dalam bentuk CD dan bisa dibaca dikomputer atau laptop anda.

Cara pemesanannya cukup gampang & tidak repot.Anda tinggal telp saja atau sms ke nomor saya untuk konfirmasi langsung.Lalu anda tranfer uang ke rekening saya,kemudian CD tutorialnya langsung saya kirimkan ke alamat rumah anda lewat kantor pos kilat khusus.Anda jangan ragu jika berminat.Blog saya ini bukan penipuan,jangan dibandingkan dgn blog-blog lain yang menawarkan berbagai ebook tetapi tidak bisa konfirmasi langsung dgn pemiliknya.Dengan blog saya ini anda bisa langsung konfirmasi dan bertanya melalui sms atau telp.Tutorial yang saya tawarkan ini telah berlaku dan terbukti membantu bagi para pemula yang belajar reparasi TV.Jika anda telah memiliki tutorial dari saya,maka anda boleh bertanya jika ada kesulitan reparasi TV.
Oleh karena itu jika anda ingin bisa reparasi TV,jangan ragu untuk mengeluarkan uang 150rb demi ketrampilan anda.Pikirkan jika anda kursus berapa juta. Tutorial ini cukup lengkap saya sediakan dalam bentuk kepingan CD dan bisa dibaca di komputer anda.Isinya sesuai daftar isi di atas.Di manapun anda cari,tidak ada buku reparasi TV yang isinya lengkap ,jelas dan mudah seperti tutorial dari saya ini.Karena tutorial ini membahas langsung poin-poin penting teknik reparasi,tidak banyak teori saja.Tetapi cara mereparasi televisi.Walaupun anda baru mulai belajar TV,maka anda akan cepat paham.Karena dijelaskan dari bagian per bagian dan di lengkapi contoh photonya.Sekali lagi anda jangan ragu,yakinlah anda pasti bisa.

2 komentar:

  1. wah,, aku kurang paham , ane coba cara membuang tekangan , saya kena sambar listrik, ih takut ah,,

    BalasHapus
  2. Klo mo beli,k mn hubngi'nya gan...???

    BalasHapus